Rabu, 22 Juni 2016

Satu Tahunku di Insan Cendekia

   Hidup berasrama bukan hal yang mudah buatku yang pertama kalinya jauh dari orang tua. Melewati tes yang melelahkan dan aku nyaris pulang karena aku yakin tidak akan lulus tes bahasa arab. Lagipula, tes fisika dan matematika nyaris kukerjakan tanpa menyelesaikan hitungan dan modal ngasal lebih dari setengah soal. Jujur rasa percaya diriku muncul ketika tes psikotes dan bahasa inggris. Selanjutnya? Yaaa pasrah. Terlebih saat bahasa arab aku pusing melihat arab gundul bertebaran sedangkan yang lain tampak mengerjakan dengan lancar. Aku ingat ketika yang lain tampak sibuk membuka buku dan berlatih bersama guru aku malah sibuk berchat ria melaporkan keadaanku yang sudah sangat sumpek dan penat pada teman-temanku. Maafkan aku Ya Allah.
   Ketika pengumuman aku ingat sekali aku yakin tidak diterima sampai membuka websitenya saja enggan. Hingga pesan selamat berderet memasuki
Bbm-ku. Rasa tak percaya langsung menyergapku, dengan setengah hati kukirimkan pesan itu pada bunda. Tidak kuduga saat pulang ke rumahmemanggilkuang tengah memasang wajah menderita disambut tangis bunda. Kukira itu tangis haru, ternyata bunda malah menawariku masuk SMA biasa. Jelas aku yang sudah susah payah melalui tes menolak tawaran itu.
   Matrikulasipun kujalani. Diajari berbagai peraturan yang saking banyaknya sampai tidak bisa kuingat detil. Sedikit membuatku tertekan karena aku tidak tahu cara mencuci dan lain sebagainya. Biasanya pakaian yang ingin kukenakan tinggal diambil dari lemari yang rapi dan sudah dalam keadaan wangi. Berbeda dengan sekarang yang harus kucuci, setrika, dan melipat. Beruntung bundaku menawarkan jasa laundry sehingga aku tidak perlu terlalu repot mengurusi cucian segunung itu. Sedikit manja memang hahaha..
   Masa pts juga tak terlupakan. Keinginan untuk melawan karena disuruh berlari kesana kemari. Keinginan untuk tetap berdiri walau diperintah bending. Keinginan untuk memberontak ketika diteriaki. Anehnya, ada sesuatu yang menahan diriku untuk tetap diam dan melakukan yang diperintahkan. Keberanian itu hilang ditelan panik dan sedih. Pada akhirnya, aku tahu kalau aku tidak di-pts mungkin saja aku tidak akan taat peraturan dan lelat-lelet mengerjakan segala hal.
   Sekolah di mulai. Kisah-kisah baru mulai kutapaki. Pengalaman yang belum pernah kurasakan. Bagaimana berbagi dan mengerti. Memahami kebiasaan orang lain. Menurunkan ego karena kebiasaan yang tak disukai. Berinisiatif dan mencari solusi. Menahan amarah ketika suatu hal tidak sesuai dengan keinginan. Kehilangan teman angkatan. Mengendalikan perasaan. Sulit memang. Mungkin memang aku tak terlalu aktif berorganisasi karena entah aku merasa kurang dipercaya. Hal itu wajar karena aku sendiri jujur tak berbakat. Itu bukan masalah karena waktuku bisa kumanfaatkan mengejar akademikku walau tertatih. Belajar hingga tengah malam walau seringkali angkaku tercetak merah, kalah jauh dengan belajar nya orang yang acapkali dengan waktu singkat. Terkadang hatiku mencelos ketika kudapati mereka ada yang mendapat nilai bagus dengan cara yang buruk. Ya begitulah, setidaknya aku telah berusaha bukan? Walau tertatih, walau ditempa berbagai kesulitan.
   Sekolah di sini merupakan rintangan terbesar yang pernah kualami. Ketika aku memutuskan untuk mendaki gunung dengan susah payah tentu tak kubiarkan diriku turun bahkan ketika puncakpun belum terlihat. Mengutip dari dormistory, semakin kencang angin yang menerpa, semakin terjal jalan yang kau tapak, artinya semakin dekat kamu ke puncak.
   Maybe, i was chosen because who i might be instead of who i am. (Pasca nonton Now You See Me 2 w/ myrna dkk)

Senin, 09 Mei 2016

Pergerakan Nasional Indonesia

     Pergerakan nasional diawali oleh rasa nasionalisme yang artinya perasaan cinta dari semua komponen bangsa terhadap tanah air karena kesamaan sejarah, agama, bahasa,kebudayaan, tempat tinggal, dan keinginan untuk mempertahankan serta mengembangkannya jadi milik bersama.
     Faktor pendorong pergerakan nasional, yaitu :
Faktor Internal :
a. Kondisi akibat penjajahan
    Perlakuan penjajah yang kejam dan seringkali tidak berperikemanusiaan menimbulkan rasa benci sehingga bangsa Indonesia berusaaha membebaskan diri dari penjajah
b. Kejayaan masa lalu
    Ingatan akan masa keemasan Sriwijaya dan Majapahit di mana wilayah kekuasaannya bahkan meluas hingga Thailand
c. Politik etis
    Ide keadilan dan kemanusiaan yang berkembang memicu kritik terhadap kebijakan Kolonial Belanda. Van De Venter mengemukakan bahwa kekosongan kas negara Belanda telah diisi bangsa Indonesia dengan penuh pengorbanan untuk memulihkan resesi ekonomi. Dalam rangka utang budi ini, kolonial Belanda menerapkan kebijakan politik etis yang menyejahterakan bangsa Indonesia melalui edukasi, migrasi, dan irigasi.
    Kebijakan ini melahirkan golongan terpelajar yang mulai mengenali gagasan otonomi, kebebasan, demokrasi, anti perbudakan, kesamaan hak dan martabat. Dengan kesadaran bahwa bangsanya tertindas, para tokoh golongan ini memelopori lahirnya organisasi-organisasi pergerakan dengan satu tujuan. Indonesia merdeka. 
Faktor Eksternal :
a. Kemerdekaan yang diperoleh negara lain
    Seperti Cina, India, Turki, Mesir
b. Kemenangan Jepang atas Rusia
    Sebagai bukti bahwa bangsa Asia dapat mengalahkan bangsa Eropa
c. Masuknya paham baru
    1. Nasionalisme
        "natio" bahasa Latin yang berarti kelahiran atau ikatan berdasarkan garis keturunan yang sama
        "nation" bahasa Inggris yang berarti bangsa atau sekelompok manusia yang tinggal di suatu daerah               tertentu dan memiliki kesadaran untuk bersatu karena nasib, cita-cita, serta tujuan yang sama
    2. Liberalisme
        Paham yang mengutamakan kemerdekaan individu sebagai pangkal kebahagiaan hidup
    3. Sosialisme
        Paham yang mengutamakan perhatiannya terhadap masyarakat secara keseluruhan
    4. Pan-Islamisme
        Paham yang menganggap bahwa umat islam merupakan sebuah entitas yang utuh dan universal di dunia
    5. Demokrasi
        "demos" rakyat "kratos" pemerintahan
        Perwujudan negara adalah refleksi dari kehendak rakyat

Sumber :  Buku Sejarah Kelas 2 untuk Program IPS
                Buku Sejarah kelas 2 untuk SMK/MAK

Rabu, 06 April 2016

Kongsi Dagang bangsa Eropa

Portugis - Companhia da India Oriental atau Companhia do Commercio

     Didirikan pada Agustus 1628 oleh Raja Philip III. Bertujuan menciptakan perusahaan untuk menjaga kepentingan di Hindia. Badan ini melakukan monopoli perdagangan terhadap lada, kayu manis, kayu eboni. dan kerang. Pada bulan April 1633, kongsi ini dibubarkan karena terbukti merugikan.



Spanyol - Spanish East Indies
     Diawali usaha pengembangan perdagangan oleh Antonio de Mendoza dengan menugaskan ekspedisi Ruy Lopez de Villaloboz ke Filipina pada tahun 1542 hingga 1543, dipimpin Miguel Lopez de Legazpi berangkat dari Meksiko dan sampai ke Filipina. Pada tahun 1565, mereka mendirikan pemukiman pertama di Filipina yang sekarang bernama Kota San Miguel. Pada saat yang sama, anggota ekspedisi Andres de Urdaneta menemukan rute Filipina ke Meksiko melalui Samudera Pasifik. Pada tahun 1571, Kota Manila didirikan. Wilayah ini kemudian diklaim oleh Raja Spanyol dan harus diatur oleh pemerintahan Spanyol.
    Barang-barang yang diperdagangkan, yaitu sutra, rempah-rempah, perak, dan emas. Produk ini kemudian dikirim ke Spanyol melalui Veracruz. Orang-orang Spanyol tak hanya berdagang dan menjajah, tetapi mereka juga menularkan adat, ajaran, bahasa, makanan, dan budaya bagi bangsa di Filipina, Guam, dan Kepulauan Mariana.
     Pada tahun 1762, Inggris sempat merebut Kota Manila dengan perang selama tujuh tahun. Melalui upaya Gubernur Letnan Spanyol Simon de Anda Salazar beberapa pulau yang dikuasai masih bisa diselamatkan. Namun atas perjanjian damai, Manila mau tak mau terpaksa ditukar walau pada April 1764 kemudian dikembalikan
 
Inggris - East India Company

     Disebut juga John Company yang merupakan sebuah perusahaan saham gabungan dari investor. Ia diberi Royal Charter, yaitu piagam dari Ratu Elizabeth I untuk menolong hak perdagangan di India pada 31 Desember 1600 (Beberapa sumber menyebutkan pada tahun 1599). Piagam ini yang kemudian memberikan EIC hak monopoli perdagangan di Hindia Timur. Mereka membeli beberapa kapal, dan memenuhinya dengan barang dagangan untuk dijual di kawasan timur. Ketika kembali ke Inggris, mereka juga membawa lada dari Sumatera dan Jawa. Sayangnya, EIC tidak mampu bersaing dengan VOC dalam merebut monopoli rempah-rempah. Di Batavia tidak bisa bertahan, di Banten harus tunduk kepada kebijaksanaan VOC, di Maluku terpaksa diusir dari Pulau Run (1622), dan di Ambon beberapa pegawai EIC ada yang dibunuh (1623). Inggris baru mengalami kemenangan sewaktu Lord Minto dan St. Raffles menduduki Jawa (1811-1816). Akhirnya, pada tahun 1858 badan ini dibubarkan setelah beralih tujuan dengan berusaha mengambil fungsi pemerintahan dan militer tambahan.

Sumber : 
 http://coretantakberujung.blogspot.co.id , 
http://fatoerrahman.blogspot.co.id ,  
http://younameithistory.blogspot.co.id , 
https://teethadiw.wordpress.com, 
 http://sejarah103-12.blogspot.co.id , 
https://en.wikipedia.org , 
https://translate.google.co.id

Kolonialisme dan Imperialisme

Kolonialisme
     Berasal dari kata Colonia yang artinya usaha pengembangan kekuasaan suatu negara dengan tujuan mendominasi sektor ekonomi dan sumber daya wilayah yang biasanya kaya dengan bahan mentah untuk memenuhi keperluan negara pelaku kolonialisme.
     Bentuk kolonialisme
  • Penduduk, ditandai penetapan sejumlah penduduk negara asal di negara koloni yang mendesak pribumi. Contoh, suku Indian
  • Kelebihan penduduk, untuk mengatasi kepadatan penduduk asal. Contoh, Jepang pada abad ke-20
  • Deportasi, ditandai penetapan narapidana untuk bekerja di wilayah tersebut. Contoh, penjara Perancis di Pulau Pasifik
  • Eksploitasi, ditandai dengan pengambilan sumber daya besar-besaran di tanah tersebut. Contoh, Belana menjajah Indonesia 3,5 abad
  • Sekunder, tanah koloi yang tidak menguntungkan tapi memiliki letak yang stragetis
  • Penunjang , kota pelabuhan dan pulau kecil untuk pembangunan pangkalan militer

Imperialisme
     Berasal dari bahasa Latin imperator / imperare yang artinya raja. Usaha memperluas kekuasaan suatu negara dengan menguasainya.
     Bentuk-bentuk imperialisme:
a. Berdasarkan waktu munculnya
  •    Kuno, berlangsung sebelum revolusi indutsri dengan tujuan Glory, Gospel, dan Gold. Dianut oleh Spanyol dan Portugis
  • Modern, muncul setelah reolusi industri dengan tujuan mengembangkan perekonomian, seperti kebutuhan barang baku mentah.  Dianut oleh Inggris.
b. Tujuan Penguasaan
  • Politik, menguasai kehidupan politik suatu negara melalui sistem protektorat maupun mandatorium
  • Ekonomi, menguasai perekonomian negara lain
  • Kebudayaan, menguasai mentalitas dan jiwa suatu bangsa
  • Militer,  menguasai daerah strateis negara lain dengan kekuatan angkatan bersenjata.

     Tujuan dari kolonialisme adalah menguras sumber daya negara bersangkutan untuk kepentingan negara pelaku, sedangkan imperialisme berusaha menanamkan pengaruh dalam berbagai bidang. Namun, kolonialisme dan imperialisme tidaklah baik karena menyebabkan penderitaan pada negara jajahan.

sumber : http://www.gurupendidikan.com http://atariqb.blogspot.co.id
Pengertian Kolonialisme
Kolonialisme berasal dari kata colunus (colonia) yang berarti suatu usaha untuk untuk mengembangkan kekuasaan suatu negara diluar wilayah negara tersebut. Kolonialisme pada umumnya bertujuan untuk mencapai dominasi ekonomi atas sumber daya, manusia, dan perdagangan di suatu wilayah. Wilayah koloni umumnya adalah daerah-daerah yang kaya akan bahan mentah untuk keperluan negara yang melakukan kolonialisme.

Pengertian Imperialisme
Imperialisme adalah usaha memperluas kekuasaan suatu negara untuk menguasai negara lain. Imperialisme dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. Imperialisme kuno berlangsung sebelum revolusi industri dan bertujuan untuk memiliki kekayaan (gold), mencapai kejayaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel). Spanyol dan portugis adalah negara yang menjalankan imperialisme kuno. Sementara Inggris merupakan negara yang menganut imperialisme modern. - See more at: http://iwak-pithik.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-kolonialisme-dan.html#sthash.tTAbZSYt.dpuf
Pengertian Kolonialisme
Kolonialisme berasal dari kata colunus (colonia) yang berarti suatu usaha untuk untuk mengembangkan kekuasaan suatu negara diluar wilayah negara tersebut. Kolonialisme pada umumnya bertujuan untuk mencapai dominasi ekonomi atas sumber daya, manusia, dan perdagangan di suatu wilayah. Wilayah koloni umumnya adalah daerah-daerah yang kaya akan bahan mentah untuk keperluan negara yang melakukan kolonialisme.

Pengertian Imperialisme
Imperialisme adalah usaha memperluas kekuasaan suatu negara untuk menguasai negara lain. Imperialisme dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. Imperialisme kuno berlangsung sebelum revolusi industri dan bertujuan untuk memiliki kekayaan (gold), mencapai kejayaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel). Spanyol dan portugis adalah negara yang menjalankan imperialisme kuno. Sementara Inggris merupakan negara yang menganut imperialisme modern. - See more at: http://iwak-pithik.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-kolonialisme-dan.html#sthash.tTAbZSYt.dpuf
Pengertian Kolonialisme
Kolonialisme berasal dari kata colunus (colonia) yang berarti suatu usaha untuk untuk mengembangkan kekuasaan suatu negara diluar wilayah negara tersebut. Kolonialisme pada umumnya bertujuan untuk mencapai dominasi ekonomi atas sumber daya, manusia, dan perdagangan di suatu wilayah. Wilayah koloni umumnya adalah daerah-daerah yang kaya akan bahan mentah untuk keperluan negara yang melakukan kolonialisme.

Pengertian Imperialisme
Imperialisme adalah usaha memperluas kekuasaan suatu negara untuk menguasai negara lain. Imperialisme dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. Imperialisme kuno berlangsung sebelum revolusi industri dan bertujuan untuk memiliki kekayaan (gold), mencapai kejayaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel). Spanyol dan portugis adalah negara yang menjalankan imperialisme kuno. Sementara Inggris merupakan negara yang menganut imperialisme modern. - See more at: http://iwak-pithik.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-kolonialisme-dan.html#sthash.tTAbZSYt.dpuf
Pengertian Kolonialisme
Kolonialisme berasal dari kata colunus (colonia) yang berarti suatu usaha untuk untuk mengembangkan kekuasaan suatu negara diluar wilayah negara tersebut. Kolonialisme pada umumnya bertujuan untuk mencapai dominasi ekonomi atas sumber daya, manusia, dan perdagangan di suatu wilayah. Wilayah koloni umumnya adalah daerah-daerah yang kaya akan bahan mentah untuk keperluan negara yang melakukan kolonialisme.

Pengertian Imperialisme
Imperialisme adalah usaha memperluas kekuasaan suatu negara untuk menguasai negara lain. Imperialisme dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. Imperialisme kuno berlangsung sebelum revolusi industri dan bertujuan untuk memiliki kekayaan (gold), mencapai kejayaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel). Spanyol dan portugis adalah negara yang menjalankan imperialisme kuno. Sementara Inggris merupakan negara yang menganut imperialisme modern. - See more at: http://iwak-pithik.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-kolonialisme-dan.html#sthash.tTAbZSYt.dpuf
Pengertian Kolonialisme
Kolonialisme berasal dari kata colunus (colonia) yang berarti suatu usaha untuk untuk mengembangkan kekuasaan suatu negara diluar wilayah negara tersebut. Kolonialisme pada umumnya bertujuan untuk mencapai dominasi ekonomi atas sumber daya, manusia, dan perdagangan di suatu wilayah. Wilayah koloni umumnya adalah daerah-daerah yang kaya akan bahan mentah untuk keperluan negara yang melakukan kolonialisme.

Pengertian Imperialisme
Imperialisme adalah usaha memperluas kekuasaan suatu negara untuk menguasai negara lain. Imperialisme dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. Imperialisme kuno berlangsung sebelum revolusi industri dan bertujuan untuk memiliki kekayaan (gold), mencapai kejayaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel). Spanyol dan portugis adalah negara yang menjalankan imperialisme kuno. Sementara Inggris merupakan negara yang menganut imperialisme modern. - See more at: http://iwak-pithik.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-kolonialisme-dan.html#sthash.tTAbZSYt.dpufguuyguy
Pengertian Kolonialisme
Kolonialisme berasal dari kata colunus (colonia) yang berarti suatu usaha untuk untuk mengembangkan kekuasaan suatu negara diluar wilayah negara tersebut. Kolonialisme pada umumnya bertujuan untuk mencapai dominasi ekonomi atas sumber daya, manusia, dan perdagangan di suatu wilayah. Wilayah koloni umumnya adalah daerah-daerah yang kaya akan bahan mentah untuk keperluan negara yang melakukan kolonialisme.

Pengertian Imperialisme
Imperialisme adalah usaha memperluas kekuasaan suatu negara untuk menguasai negara lain. Imperialisme dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. Imperialisme kuno berlangsung sebelum revolusi industri dan bertujuan untuk memiliki kekayaan (gold), mencapai kejayaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel). Spanyol dan portugis adalah negara yang menjalankan imperialisme kuno. Sementara Inggris merupakan negara yang menganut imperialisme modern. - See more at: http://iwak-pithik.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-kolonialisme-dan.html#sthash.tTAbZSYt.dpuf
Pengertian Kolonialisme
Kolonialisme berasal dari kata colunus (colonia) yang berarti suatu usaha untuk untuk mengembangkan kekuasaan suatu negara diluar wilayah negara tersebut. Kolonialisme pada umumnya bertujuan untuk mencapai dominasi ekonomi atas sumber daya, manusia, dan perdagangan di suatu wilayah. Wilayah koloni umumnya adalah daerah-daerah yang kaya akan bahan mentah untuk keperluan negara yang melakukan kolonialisme.

Pengertian Imperialisme
Imperialisme adalah usaha memperluas kekuasaan suatu negara untuk menguasai negara lain. Imperialisme dapat dibagi menjadi dua macam, yaitu imperialisme kuno dan imperialisme modern. Imperialisme kuno berlangsung sebelum revolusi industri dan bertujuan untuk memiliki kekayaan (gold), mencapai kejayaan (glory), dan menyebarkan agama (gospel). Spanyol dan portugis adalah negara yang menjalankan imperialisme kuno. Sementara Inggris merupakan negara yang menganut imperialisme modern. - See more at: http://iwak-pithik.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-kolonialisme-dan.html#sthash.tTAbZSYt.dpuf

Penjelajahan Samudera

     Dilatarbelakangi oleh kejadian jatuhnya ibu kota Kerajaan Romawi Timur bernama Konstantinopel ke tangan Turki Usmani pada tahun 1453, bangsa Eropa mulai mengalami krisis rempah-rempah akibat Sultan Mahmud II yang merupakan penguasa Turki saat itu menjalankan politik yang mempersulit pedagang Eropa berdagang di daerah kekuasaannya. Mau tidak mau, pedagang Eropa terpaksa memutar otak demi mencari cara agar mereka bisa terus mendapat pasokan rempah-rempah. Hal inilah yang mendasari adanya penjelajahan samudera.
     Faktor lain yang mendukung tejadinya penjelajahan samudera, yaitu:
a. Penemuan oleh Copernicus yang menyatakan bahwa bumi itu bulat
b. Kisah menarik perjalanan di daerah timur yang dilakukan Marcopolo dalam buku Imago Mundi
c. Kemajuan ilmu pengetahuan dan penemuan baru, seperti kompas, teropong, mesiu, peta yag lebih akurat, mesin, serta peralatan kapal
d. Dorongan untuk mewujudkan semangat
   (i) Gold : mencari kekayaan
   (ii) Glory : mencari kejayaan dengan ekspansi wilayah
   (iii) Gospel : menyebarkan agama Nasrani
   (iv) Reqounquesta : balas dendam akibat kekelahan pada perang Salib
     Negara pelopor penjelajahan samudera tak hanya satu. Agar terhindar dari perang sengit antar negara, yaitu Spanyol dan Portugis maka dibuatlah Perjanjian Todesillas pada tanggal 7 Juni 1494. Perjanjian ini berisi pembagian daerah layar kedua negara. Daerah Portugis ada di sebelah timur dan daerah Spanyol ada di sebelah barat.
     Penjelajahan samudera dimulai dari ...
a. Bartolomeos Diaz ( Portugis )
    Ia berangkat dari Lisabon, Portugis pada bulan Agustus 1487. Berlayar menyusuri pantai barat hingga selatan Afrika, sebelum kembali ke Portugis kapalnya sempat terhempas angin di sebuah tempat yang kemudian ia namai Tanjung Badai. Namun, nama tersebut oleh Raja Joao II diganti menjadi Tanjung Harapan atau The Cape of Good Hope  dengan tujuan menghilagkan kesan menakutkan dan memberikan harapan agar bangsa Portugis lekas menemukan Hindia.
b. Vasco da Gama ( Portugis )
     Atas perintah Raja Manuel I untuk mengikuti jejak Diaz, Vasco Da Gama melakukan ekspedisinya dari Lisabon menyusuri pantai barat hingga selatan Afrika. Saat singgah di pantai timur Afrika, ia melanjutkan ekspedisinya memasuki Samudera Hindia dan Laut Arab dengan petunjuk dari Mualim Moor. Ia mendirikan pos perdagangan saat berlabuh di Calcuta, India pada tahun 1948. Di sana ia membeli rempah-rempah untuk kemudian dijual kembali saat tiba di Eropa.
c. Alfonso d’ Albuquerque ( Portugis )
     Ia kembali melanjutkan ekspedisi ke arah timur setelah sadar bahwa terdapat pusat perdagangan rempah-rempah di daerah Malaka. Untuk memudahkan Portugis dalam menguasai perdagangan, pada tahun 1511 Malaka berhasil ditaklukkan.
d. Christoper Columbus ( Spanyol )
     Pada tanggal 3 Agustus 1942, Columbus bertolak dari Spanyol dengan tiga buah kapal untuk mencari sumber rempah-rempah. Dalam pengarungannya di Samudra Atlantik sampai di wilayah Pulau Guanahani, Kepulauan Bahana, Karibia Columbus mengira daerah itu dekat dengan Kepualauan Hindia Timur sehingga ia menamai penduduknya Indian. Dalam pelayarannya yang lain, ia bersama Amerigo Vespucci menemukan benua Amerika.
e. Ferdinand Magelhaens (Spanyol)
     Pada tanggal 10 Agustus 1519, Megelhaens didampingi Kapten Juan Sebastian del Cano dan penulis Pigafetta berlayar ke arah barat. Setelah menyeberangi Samudra Pasifik dan menemukan Kepulauan Masayya yang kemudian diberi nama Filipina. Rombongan memilih meninggalkan Filipina setelah Magellan gugur dalam pertempuran melawan bangsa Mactan. Sebagai bentuk penghargaan, Sang Raja membuat hadiah tiruan bola bumi bertulsikan "Engkaulah yang pertama kali mengelilingiku."
f. Sir Francis Drake ( Inggris )
     Pada tahun 1577, ia berangkat dari Inggris ke Ternate untuk memborong rempah-rempah. Pada saat ini, perdagangannya belum memiliki maksud khusus.
g. Pilgrim Fathers ( Inggris )
     Pada tahun 1607, rombongan dengan kapal bernama May Flower berhasil membawa rombongan mendarat di Amerika Utara.
h. Sir James Lancester dan George Raymond ( Inggris )
      Pada tahun 1602, setelah berhasil tiba di Aceh dengan maskapai penerbangan Inggris ( EIC ) ia mendapat izin mendirikan kantor dagang
i. Sir Henry Middleton ( Inggris )
     Pada tahun 1604, dengan EIC ia berhasil mencapai Ternate, Tidore, Ambon, dan Banda. Pada tahun 1611 hingga 1617, ia mendirikan kantor dagang di Sukadana ( Kalimantan Barat Daya ), Jakarta, Jepara, Aceh, Pariaman, dan Jambi. Pada saat ini persaingan dengan OC telah dimulai.
j. William Dampier ( Inggris )
     Pada tahun 1688, Dampier berhasil mendarat di Australia
k. James Cook ( Inggris )
     Pada tahun 1770, ia mendarat di pantai timur Australia dan menjelajahinya hinga menyeluruh sehingga dijuluki penemu bangsa Australia.
l. Barentz ( Belanda )
     Pada tahun 1594, Ia mencari Asia melalui jalur utara namun dalam perjalanannya terhambat oleh air lat yang membeku saat sampai di Kutub Utara. Sayang, ia meninggal dunia dalam perjalanan setelah singgah di Pulau Novaya Zemlya
m. Cornelis de Houtman
     Pada tahun 1595, dengan empat buah kapal berisi 249 awak dan 64 meriam ia memimpin pelayaran mencari pusat rempah-rempah. Setahun kemudian mereka berhasil mendarat di Banten.
n. Abel Tasman ( Belanda )
     Pada tahun 1642, ia menemukan sebuah pulau yang diberi nama Pulau Tasmania dalam prosesnya mencapai perairan sebelah tenggara Australia

     
Kesimpulannya, penjelajahan samudera diawali oleh keinginan untuk mecari harta kekayaan dengan bedagang rempah-rempah. Dengan jiwa penjelajah yang mereka miliki, dengan berbagai cara mereka berhasil menemukan pusat rempah-rempah. Awalnya tentu saja maksud mereka murni keinginan untuk berdagang, tetapi seiring persaingan yang begitu ketat dan keinginan mengeruk keuntungan sebesar-besarnya maka mulai banyak terjadi monopoli perdagangan. Bangsa Eropa tidak jarang mengadu domba berbagai kelompok masyarakat dan kemudian mendukung salah satunya. Dengan cara seperti ini, mereka dengan mudah dapat mempengaruhi penguasa untuk memberikan hak-hak istimewa dalam berdagang.

sumber : http://serbasejarah.blogspot.co.id/, http://wawasantara.blogspot.co.id/
 

Let's Talk Template by Ipietoon Cute Blog Design